TRUCUK, BOJONEGORO – Dalam upaya menjaga stabilitas kesehatan ternak di wilayah Kabupaten Bojonegoro, Pemerintah Kecamatan Trucuk melaksanakan kegiatan Surveilans Kesehatan Hewan pada Selasa, 14 April 2026. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini difokuskan pada deteksi dini Penyakit Mulut dan Kaki (PMK) melalui pengambilan sampel darah pada ternak sapi milik warga di Desa Sumberjo. Sebanyak 60 ekor sapi menjadi sasaran pemeriksaan guna memastikan tidak adanya penyebaran virus yang dapat merugikan para peternak setempat.
Agenda penting ini dihadiri langsung oleh Tim Balai Besar Veteriner (BBVET) Wates Yogyakarta sebanyak 4 orang, didampingi oleh Camat Trucuk, 5 orang personil dari Tim Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Perikanan (DISNAKKAN) Bojonegoro, serta Tim PTP dan Inseminasi Buatan (IB) Kecamatan Trucuk. Untuk memastikan aspek keamanan dan ketertiban di lapangan, Kasi Trantib beserta jajaran Satpol PP Kecamatan Trucuk juga turut mengawal jalannya pemeriksaan medis tersebut.
Melalui langkah preventif ini, diharapkan wilayah Kecamatan Trucuk tetap menjadi zona aman bagi pengembangan ternak sapi, sekaligus meningkatkan kewaspadaan para peternak terhadap kesehatan hewan peliharaan mereka demi mendukung ketahanan pangan di Bojonegoro.(AKT)